Yoris mendadak bilang ‘nyawa harus dibayar nyawa’, apa maksudnya?
taufik mou
September 29, 2021
0
Kemarin malam, Kamis 9 September 2021, keluarga Tuti Suhartini, para tetangga, dan beberapa kerabat dekat menggelar acara pengajian atau doa bersama di SMAN Jalancagak, Subang, Jawa Barat. Pada kesempatan tersebut, kakak kandung Amel, Yoris Raja Amanullah turut hadir di lokasi.
Yoris menghaturkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah menyempatkan diri datang dan mengirimkan doa kepada ibu dan adiknya. Dia mengaku tak menyangka, kesedihannya turut dirasakan banyak orang.
“Saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang turut mendoakan ibu sama adik saya, kesedihan saya ternyata dirasakan juga oleh mereka,” ujar Yoris dikutip Jumat 10 September 2021.
Doa bersama untuk Tuti-Amel, tangis Yoris pecah. Foto: Capture.
Saat ini, perasaan Yoris bercampur antara sedih dan juga kesal. Bahkan, dia sampai mengatakan, seandainya pelaku ditemukan, maka dia harus dihukum mati. Baginya, nyawa harus dibayar dengan nyawa.
“Nyawa harus dibayar dengan nyawa, hukumannya harus dihukum setimpal! Kalau bisa dihukum mati!” terangnya.
Hingga kini, polisi masih belum mengungkap siapa pembunuh yang telah merenggut nyawa orang tercintanya. Itulah mengapa, dia terkadang merasa geregatan alias tak sabar.
“Rasanya tuh gereget, tapi mudah-mudahan polisi bisa cepat menangkap pelakunya,” tuturnya.
Yoris sekali lagi menegaskan, apapun alasannya, pelaku pembunuhan tersebut harus dihukum mati. Bahkan, saking geramnya, dia sampai melantangkan kalimat takbir.
“Pokoknya harus diberi hukuman yang setimpal. Harus dihukum mati, demi Allah demi Rasulullah harus dihukum mati! Allahuakbar!” tegasnya.


Tidak ada komentar